Berita Terkini
Trending
Beranda » Berita » Ferrari 296 Speciale: Supercar Hybrid 880 CV, 0-100 Km/Jam Cuma 2,8 Detik

Ferrari 296 Speciale: Supercar Hybrid 880 CV, 0-100 Km/Jam Cuma 2,8 Detik

  • account_circle admin
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ferrari 296 Speciale menjadi salah satu supercar hybrid paling ekstrem dalam jajaran Ferrari. Model ini dikembangkan dari 296 GTB, tetapi mendapatkan peningkatan besar pada mesin, sistem hybrid, aerodinamika, bobot hingga pengaturan chassis.

Hasilnya bukan sekadar 296 GTB dengan tambahan tenaga. Ferrari 296 Speciale menghasilkan output gabungan 880 cv, mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam 2,8 detik dan mempunyai kecepatan maksimum lebih dari 330 km/jam.

Ferrari juga memangkas bobot sekitar 60 kg dibanding 296 GTB sekaligus meningkatkan downforce sebesar 20 persen. Kombinasi tersebut membuat 296 Speciale dikembangkan dengan fokus yang jauh lebih besar terhadap pengalaman berkendara.

Evolusi Ekstrem dari Ferrari 296 GTB

Ferrari 296 Speciale bukan model yang sepenuhnya berdiri sendiri. Basisnya berasal dari 296 GTB yang kemudian dikembangkan lebih jauh untuk menghasilkan karakter yang lebih agresif.

Pendekatan ini mengikuti tradisi Ferrari dalam menghadirkan versi khusus dari berlinetta bermesin tengah mereka.

Sebelumnya Ferrari pernah menghadirkan Challenge Stradale, 430 Scuderia, 458 Speciale hingga 488 Pista. Seluruh model tersebut mempunyai satu benang merah: mengurangi bobot dan meningkatkan performa serta keterlibatan pengemudi.

296 Speciale meneruskan filosofi tersebut, tetapi kali ini menggunakan teknologi plug-in hybrid.

Mesin V6 Twin-Turbo 3.0 Liter

Jantung Ferrari 296 Speciale adalah mesin V6 120 derajat twin-turbo dengan kapasitas 2.992 cc.

Mesin pembakaran internal tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 700 cv pada 8.000 rpm dan torsi maksimum 755 Nm pada 6.000 rpm.

Ferrari melakukan berbagai perubahan untuk mencapai output tersebut, termasuk penggunaan connecting rod titanium, piston yang diperkuat serta crankshaft yang dibuat lebih ringan.

Sejumlah teknologi pengembangan mesinnya juga mengambil inspirasi dari pengalaman Ferrari di dunia motorsport.

Sistem Hybrid Menghasilkan Total 880 CV

Mesin V6 tersebut bekerja bersama sebuah motor listrik yang ditempatkan di antara mesin dan transmisi 8-speed dual-clutch.

Ketika seluruh sistem bekerja bersama, output maksimalnya mencapai 648 kW atau 880 cv.

Angka tersebut 50 cv lebih besar dibanding Ferrari 296 GTB.

Ferrari bahkan menyebutnya sebagai rekor tenaga untuk Ferrari produksi berpenggerak roda belakang ketika model ini diperkenalkan.

Bisa Berjalan Menggunakan Tenaga Listrik

Walaupun berorientasi performa, Ferrari 296 Speciale tetap merupakan plug-in hybrid.

Baterainya mempunyai kapasitas 7,45 kWh dan memungkinkan kendaraan berjalan menggunakan tenaga listrik hingga sekitar 25 km.

Dalam eDrive mode, output maksimal motor listrik mencapai 113 kW atau 154 cv.

Tentu kemampuan berkendara listrik bukan tujuan utama 296 Speciale. Sistem elektrifikasi lebih banyak digunakan untuk mendukung performa keseluruhan kendaraan.

0–100 Km/Jam dalam 2,8 Detik

Performa Ferrari 296 Speciale berada di level supercar modern.

Akselerasi dari 0–100 km/jam membutuhkan 2,8 detik, sedangkan 0–200 km/jam dapat dicapai dalam sekitar 7,0 detik.

Kecepatan maksimumnya berada di atas 330 km/jam.

Ferrari juga mencatat jarak pengereman dari 200 km/jam hingga berhenti hanya sekitar 106 meter dalam kondisi pengujian mereka.

Lebih Ringan 60 Kg dari 296 GTB

Menambah tenaga bukan satu-satunya cara Ferrari meningkatkan performa.

Bobot kendaraan juga menjadi fokus utama pengembangan 296 Speciale.

Ferrari berhasil mengurangi bobot sekitar 60 kg dibanding 296 GTB melalui penggunaan material ringan seperti carbon fibre dan titanium.

Dalam konfigurasi dengan opsi ringan tertentu, dry weight tercatat sekitar 1.410 kg.

Rasio bobot terhadap tenaga akhirnya mencapai hanya sekitar 1,60 kg/cv.

Downforce Naik 20 Persen

Aerodinamika juga mendapatkan perubahan besar.

Ferrari menyebut solusi aerodinamika baru meningkatkan downforce sekitar 20 persen dibanding 296 GTB.

Perubahan tidak hanya dilakukan untuk mengejar angka downforce maksimum, tetapi juga menjaga kestabilan kendaraan ketika digunakan pada kecepatan tinggi.

Berbagai elemen aktif dan pasif bekerja untuk mengatur aliran udara di sekitar bodi.

Suspensi Dibuat Lebih Agresif

296 Speciale menggunakan pengaturan spring dan damper yang berbeda dibanding 296 GTB.

Posisi kendaraan dibuat sekitar 5 mm lebih rendah.

Ferrari menyebut perubahan tersebut membantu mengurangi maximum roll angle ketika menikung hingga sekitar 13 persen.

Tujuannya adalah memberikan respons yang lebih cepat sekaligus meningkatkan kepercayaan pengemudi ketika membawa kendaraan mendekati batas kemampuannya.

Transmisi 8-Speed Dual-Clutch

Tenaga disalurkan melalui transmisi 8-speed dual-clutch F1 DCT.

Motor listrik ditempatkan di antara mesin V6 dan transmisi sehingga tenaga dari kedua sumber dapat digabungkan secara efektif.

Sebuah clutch tambahan memungkinkan mesin bensin diputus dari motor listrik ketika kendaraan menggunakan mode berkendara listrik.

Konfigurasi tersebut memberikan fleksibilitas antara penggunaan mesin, motor listrik maupun kombinasi keduanya.

Tetap Menggunakan Penggerak Roda Belakang

Salah satu hal menarik adalah Ferrari mempertahankan konfigurasi rear-wheel drive.

Dengan tenaga 880 cv, menyalurkan seluruh tenaga hanya melalui roda belakang tentu membutuhkan sistem kontrol kendaraan yang sangat canggih.

Ferrari menggunakan berbagai teknologi elektronik seperti Side Slip Control, electronic differential, traction control dan ABS Evo untuk membantu mengelola performa kendaraan.

Sistem tersebut bukan dimaksudkan menggantikan kemampuan pengemudi, tetapi membantu kendaraan memberikan respons yang lebih konsisten.

Fiorano 1 Menit 19 Detik

Ferrari juga menguji 296 Speciale di sirkuit Fiorano.

Catatan waktu resminya mencapai sekitar 1 menit 19 detik.

Fiorano merupakan sirkuit pengujian Ferrari sehingga catatan tersebut menjadi salah satu indikator bagaimana peningkatan performa 296 Speciale dibanding model Ferrari lainnya.

Ban Dikembangkan untuk Performa

296 Speciale menggunakan roda berukuran 20 inci.

Ban depan berukuran 245/35 ZR20, sedangkan belakang menggunakan ukuran lebih lebar 305/35 ZR20.

Perbedaan ukuran depan dan belakang menyesuaikan karakter kendaraan bermesin tengah dengan penggerak roda belakang.

Sistem pengereman menggunakan carbon ceramic brake berukuran besar untuk menghadapi performa kendaraan yang ekstrem.

Dimensi Ferrari 296 Speciale

Ferrari 296 Speciale mempunyai panjang 4.625 mm, lebar 1.968 mm dan tinggi hanya 1.181 mm.

Wheelbase berada di angka 2.600 mm.

Proporsi rendah dan lebar tersebut membantu memberikan pusat gravitasi rendah sekaligus karakter visual khas sebuah supercar bermesin tengah.

Supercar Hybrid Bukan untuk Mengejar Efisiensi Saja

296 Speciale menjadi contoh bagaimana teknologi hybrid mempunyai fungsi berbeda tergantung jenis kendaraan.

Pada mobil keluarga, hybrid umumnya dikembangkan untuk menekan konsumsi bahan bakar.

Pada Ferrari, motor listrik dan baterai juga digunakan sebagai komponen performa untuk meningkatkan respons serta tenaga kendaraan.

Karena itu, keberadaan baterai 7,45 kWh dan kemampuan eDrive 25 km hanya merupakan sebagian kecil dari keseluruhan karakter mobil.

Kelebihan Ferrari 296 Speciale

  • Output gabungan mencapai 880 cv.
  • Akselerasi 0–100 km/jam hanya 2,8 detik.
  • Top speed lebih dari 330 km/jam.
  • Bobot sekitar 60 kg lebih ringan dibanding 296 GTB.
  • Downforce meningkat sekitar 20 persen.
  • Mesin V6 menghasilkan 700 cv tanpa bantuan motor listrik.
  • Tetap menggunakan penggerak roda belakang.
  • Dapat berjalan menggunakan eDrive hingga sekitar 25 km.
  • Teknologi chassis dan aerodinamika mengambil banyak inspirasi dari motorsport.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

  • Performa 880 cv hampir tidak mungkin dimanfaatkan penuh di jalan umum.
  • Ground clearance dan bodi rendah membutuhkan perhatian ekstra.
  • Sistem plug-in hybrid menambah kompleksitas dibanding mobil bermesin konvensional.
  • Kapasitas kabin dan bagasi jelas bukan prioritas utama.
  • Biaya kepemilikan berada di level supercar Ferrari.

Untuk Siapa Ferrari 296 Speciale?

Ferrari 296 Speciale ditujukan untuk pengguna yang menginginkan pengalaman berkendara lebih ekstrem dibanding 296 GTB reguler.

Model ini bukan sekadar Ferrari dengan tenaga besar, tetapi dikembangkan untuk memberikan respons chassis, aerodinamika dan handling yang lebih tajam.

Karakter tersebut juga membuat 296 Speciale menarik bagi kolektor Ferrari karena mengikuti garis keturunan model-model spesial seperti 458 Speciale dan 488 Pista.

Kesimpulan

Ferrari 296 Speciale menunjukkan bagaimana teknologi plug-in hybrid dapat digunakan untuk menciptakan supercar yang semakin ekstrem.

Kombinasi mesin V6 twin-turbo dan motor listrik menghasilkan 880 cv, sementara bobot dikurangi sekitar 60 kg dan downforce meningkat 20 persen dibanding 296 GTB.

Hasil akhirnya adalah akselerasi 0–100 km/jam dalam 2,8 detik, 0–200 km/jam dalam 7 detik dan kecepatan maksimum lebih dari 330 km/jam.

Namun angka bukan satu-satunya tujuan Ferrari. 296 Speciale dikembangkan untuk meningkatkan keterlibatan pengemudi, sekaligus menunjukkan bahwa elektrifikasi dan karakter sebuah supercar tidak harus saling bertentangan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Mobil Bekas Matic Murah untuk Pemula 2026

    10 Mobil Bekas Matic Murah untuk Pemula 2026, Nyaman dan Mudah Dikendarai

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Mengendarai mobil dengan transmisi otomatis terasa lebih praktis, terutama untuk menghadapi kemacetan perkotaan. Tidak perlu terus memainkan pedal kopling membuat mobil matic juga banyak dipilih sebagai kendaraan pertama. Kabar baiknya, pilihan mobil bekas matic murah pada 2026 cukup beragam. Mulai dari city car kompak hingga mobil keluarga dapat ditemukan di pasar bekas. Namun membeli mobil […]

  • Lampu Check Engine Menyala

    Lampu Check Engine Menyala, Apakah Mobil Masih Aman Dikendarai?

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Lampu check engine menyala sering membuat pemilik mobil khawatir karena indikator berbentuk mesin ini dapat muncul tanpa gejala yang jelas. Mobil mungkin masih terasa normal, tetapi lampu tersebut menandakan sistem kendaraan mendeteksi kondisi yang perlu diperiksa. Penyebabnya cukup beragam. Masalah dapat berasal dari sensor, sistem pengapian, suplai bahan bakar, sistem emisi hingga komponen mesin lainnya. […]

  • toyota bz4x touring indonesia

    Toyota bZ4X Touring Resmi di Indonesia, SUV Listrik AWD Harga Rp889 Juta

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Toyota bZ4X Touring Indonesia resmi hadir sebagai salah satu mobil listrik terbaru Toyota yang diperkenalkan pada GIIAS 2026. Dibanderol Rp889 juta OTR Jakarta, model ini menawarkan konsep berbeda dari bZ4X reguler dengan bodi lebih panjang, ruang bagasi lebih luas, serta sistem penggerak AWD yang ditujukan untuk mendukung penggunaan harian sekaligus perjalanan jarak jauh. Kehadiran bZ4X […]

  • Motor Listrik Honda Cuv E

    Honda CUV e: Motor Listrik Honda untuk Harian, Jarak Tempuh 80,7 Km

    • calendar_month 5 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Honda CUV e menjadi salah satu pilihan motor listrik Honda yang ditujukan untuk mobilitas harian di perkotaan. Model ini menawarkan desain modern, baterai yang dapat dilepas, fitur konektivitas, serta performa yang sudah cukup untuk kebutuhan perjalanan sehari-hari. Berdasarkan informasi resmi Astra Honda Motor, Honda CUV e: memiliki jarak tempuh tersertifikasi hingga 80,7 km, tenaga maksimum 6 […]

  • 10 Mobil Bekas Irit BBM Terbaik 2026

    10 Mobil Bekas Irit BBM Terbaik 2026, Cocok untuk Harian dan Budget Hemat

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Biaya membeli mobil bukan satu-satunya pengeluaran yang perlu diperhitungkan. Setelah kendaraan digunakan setiap hari, konsumsi bahan bakar justru menjadi salah satu biaya rutin yang paling terasa. Karena itu, mencari mobil bekas irit BBM bisa menjadi keputusan yang tepat bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Pilihan mobil hemat bahan bakar di pasar bekas cukup beragam. Mulai dari […]

  • Lampu Indikator Mobil Menyala Terus

    Lampu Indikator Mobil Menyala Terus? Ini Arti, Penyebab dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Lampu indikator mobil menyala terus setelah mesin hidup sebaiknya tidak langsung diabaikan. Beberapa indikator memang hanya menunjukkan fitur tertentu sedang aktif, tetapi indikator lain dapat menjadi tanda adanya masalah pada mesin, sistem kelistrikan, rem, tekanan oli atau komponen penting lainnya. Saat kunci kontak berada pada posisi ON, beberapa lampu indikator biasanya menyala sebentar sebagai bagian […]

expand_less