Sebagai Musisi, Bams Mengaku Tidak Kesulitan Jadi Entrepreneur

Bisnis

Sebagai Musisi, Bams Mengaku Tidak Kesulitan Jadi Entrepreneur

Bambang Reguna Bukit atau yang populer dikenal dengan nama Bams ternyata akhir-akhir ini memiliki kesibukan yang berbeda dengan yang diketahui publik. Pasalnya, selain menjadi musisi dan menghibur masyarakat Tanah Air, eks vokalis grup band Samson tersebut juga berkarier sebagai entrepreneur. Bersama dengan Jeff Budiman, Bams terjun ke dunia kewirausahaan melalui The Fit Company.

Sebagai Musisi, Bams Mengaku Tidak Kesulitan Jadi Entrepreneur

Perusahaan startup yang bergerak di bidang kesehatan atau wellness itu sudah menjalankan bisnisnya semenjak tahun 2014. Sekadar informasi, The Fit Company memliki enam lini bisnis utama yang terdiri dari Kredoaum, 20FIT, FITSTOP, FIT Lokal, FITmee, dan Slim Gourmet.

[Baca Juga: Startup The Fit Company Gabungkan Berbagai Bisnis Kesehatan]

Memulai kariernya sebagai musisi Indonesia, Bams menjelaskan bahwa ia merasa tidak banyak rintangan ketika menjadi seorang entrepreneur. Karena menurut pria yang lahir di Kanada tersebut, dunia wirausaha sebenarnya sudah mulai ditekuninya secara perlahan ketika ia masih tergabung di grup band Samson.

“(Dari musisi jadi entrepeneur-red) jadi bidangnya aja pindah. Karena kalau teman-teman tahu ceritanya, sebenarnya kita band komersil yang sebenarnya indie. Kita bikin label sendiri, kita melisensikan ‘master’ kita, jadi kita tidak masuk satu label. Label itu hanya untuk mendistribusikan, kita yang bikin materinya sendiri dan dari awal kita bikin PT sendiri, manajemen sendiri,” ucap Bams kepada awak media di di acara #Bukberfaedah bersama FITmee yang digelar di GoWork fX Sudirman (21/5/2019).

[Baca Juga: Tertarik jadi Entrepreneur? Ini Tips dari Co-Founder The Fit Company]

Karena itulah bagi Bams, mengelola bisnis di The Fit Company dipandang sejalan dengan profesinya sebagai musisi. “Kita menjalankan musik bukan sebagai seniman, posisi saya sebagai businessman. (Sekarang-red) hanya berpindah bidang kerja saja. Dulu di musik, sekarang di wellness,” tuturnya.

Menariknya menurut pelantun lagu Kenangan Terindah itu, ia tetap harus beradaptasi sebagai entrepreneur tapi bukan dari segi pengelolaan bisnisnya. “Adaptasinya, mungkin kantorannya (karena-red) bertemu orang-orangnya lebih sedikit formal dibandingkan bertemu di dunia seniman. Ngomongnya tidak ‘gue-lo banget’ jadi lebih terstruktur,” kata Bams.

Ia menjelaskan, karena bergerak di bidang wellness, sebagai entrepreneur Bams memiliki tanggung jawab memastikan produknya memang memiliki manfaat kesehatan untuk masyarakat. Salah satunya adalah melalui FITmee yang disebut memiliki tingkat kalori lebih rendang dibandingkan mi instan biasa. “Mesti benar-benar sehat, jangan membohongi market. Kalau kita tidak bisa membuat produk seperti itu, mending kita tidak mengeluarkannya,” tambah Bams.

Read More

Artikel Lainnya

Meningkatkan Hormon Serotonin Mampu Mencegah Depresi

Kesehatan

Meningkatkan Hormon Serotonin Mampu Mencegah Depresi

19 August 2019, 23:00  |  2 Views

Tubuh manusia memiliki komponen ajaib yang dirancang untuk menghadapi tantangan dalam beraktivitas. Serotonin ialah hormon yang dapat diandalkan untuk mencegah depresi.

Pelaku Industri Diharapkan Terlibat Aktif Dalam Pendidikan Vokasi

Pendidikan

Pelaku Industri Diharapkan Terlibat Aktif Dalam Pendidikan Vokasi

19 August 2019, 22:00  |  1 Views

Kementerian Perindustrian terus mendorong pelaku industri untuk terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan vokasi.

Kiat Memilih Toner Sesuai 4 Jenis Kulit

Kecantikan dan Fashion

Kiat Memilih Toner Sesuai 4 Jenis Kulit

19 August 2019, 21:00  |  5 Views

Toner memiliki fungsi yang baik untuk kesehatan kulit Anda, namun sebelum menggunakannya coba perhatikan kiat memilih toner sesuai jenis kulit.

Kendalikan Polusi Udara Jakarta, Pemprov DKI Tanam Bougenville

Berita Kawasan

Kendalikan Polusi Udara Jakarta, Pemprov DKI Tanam Bougenville

19 August 2019, 20:00  |  4 Views

Pemprov DKI memutuskan untuk menanam bougenville di sejumlah titik Jakarta Pusat demi mengendalikan polusi udara Ibu Kota.


Comments


Please Login to leave a comment.