Wakil Wali Kota Jakpus Serukan Makan Ikan untuk Cegah Stunting

Kesehatan

Wakil Wali Kota Jakpus Serukan Makan Ikan untuk Cegah Stunting

Beberapa tahun terakhir, pemerintah menyerukan program yang disebut Gemarikan atau Gemar Makan Ikan. Program ini diserukan karena hasil perikanan di Indonesia melimpah, mengingat Indonesia merupakan negara maritim.

Sayangnya konsumsi ikan sangat rendah khususnya di beberapa daerah. Padahal ikan memiliki kandungan gizi yang sangat baik, misalnya protein sebagai sumber pertumbuhan, asam lemak omega 3 dan 6 yang sangat bermandaat untuk kesehatan ibu dan pembentukan otak serta janin. Ikan juga mengandung vitamin dan mineral yang bagus untuk kesehatan tubuh.

[Baca Juga: Pencegah Stunting dengan Konsumsi Protein Hewani]

Dari banyaknya kandungan baik, ikan mampu mencegah tubuh dari beberapa penyakit seperti penyakit jantung, alzheimer, kanker kulit, dan tentunya bisa menjerdaskan anak. Hal ini lah yang jadi faktor utama, pemerintah menyerukan masyarakatnya untuk gemas mengonsumsi ikan.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi buktinya, ia menyerukan warga Jakarta Pusat lebih meningkatkan daya konsumsi makan ikan, agar dapat meningkatkan kesehatan karena vitamin yang terdapat sangat tinggi.

"Kita akan terus upayakan budaya konsumsi ikan. Mulai dari ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait dengan sosialisasi gemar makan ikan. Serta penyajian hingga manfaat konsumsi ikan," kata Irwandi, saat ditemui di ruanganya, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang 1, Gambir.

[Baca Juga: Kenali dan Atasi Dampak Stunting di Kemudian Hari]

Melansir dari pusat.jakarta.go.id (10/5/2019) Irwandi menuturkan, mengonsumsi ikan bisa bermanfaat untuk mencegah stunting, yaitu sebuah kondisi kekurangin gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang cukup lama. Mengonsumsi makanan yang bergizi merupakan salah satu faktor meningkatan kesehatan warga khususnya anak-anak yang masih dalam pertumbuhan. 

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat Bayu Sari Hastuti menyebutkan, kegiatan gemar makan ikan akan dilakukan tahun 2019 masih dalam tahap perencanaan. Nantinya total anak yang menjadi target kegiatan ini mencapai 8.800 yang terbagi di setiap satu kelurahan dengan jumlah 200 anak. "Jakarta Pusat ada 44 kelurahan, di satu kelurahan ada 200 anak. Ke depannya akan ada sosialisasi mengenai gizi ikan, hal ini dilakukan guna mendorong minat makan ikan khususnya anak-anak," katanya.

Read More

Artikel Lainnya

Sosok KH.Tubagus Muhammad Falak yang Dijadikan Nama Jalan di Kota Bogor

Berita Kawasan

Sosok KH.Tubagus Muhammad Falak yang Dijadikan Nama Jalan di Kota Bogor

24 October 2020, 18:03

Peresmian dilakukan Wali Kota Bogor Bima Arya usai mengikuti peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2020 Tingkat Kota Bogor di Pondok Pesantren Al Falak, Pagentongan, Bogor Barat, Kota Bogor.

Maybelline X Janji Jiwa Luncurkan Superstay Matte Ink Coffee Edition

Kecantikan dan Fashion

Maybelline X Janji Jiwa Luncurkan Superstay Matte Ink Coffee Edition

24 October 2020, 15:08

Masih sama dengan edisi sebelumnya, Maybelline Superstay Matte Ink Coffee Edition diklaim memiliki formula lip cream yang intens, tahan lama hingga 16 jam, dan transferproof.

Warga Warakas, Tanjung Priok Manfaatkan Lahan Kolong Tol untuk Urban Farming

Berita Kawasan

Warga Warakas, Tanjung Priok Manfaatkan Lahan Kolong Tol untuk Urban Farming

24 October 2020, 12:21

Lahan seluas sekitar 500 meter persegi tersebut dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) Hijau Daun RW 09, Kelurahan Warakas, Tajung Priok, Jakarta Utara.

Naughty by Nature, Gerai KFC Tematik Pertama di Indonesia.jpg

Kuliner

Naughty by Nature, Gerai KFC Tematik Pertama di Indonesia

23 October 2020, 17:21

Dengan berbagai menu yang tak ditemukan di gerai lainnya, Naughty by Nature hadir sebagai KFC tematik pertama yang ada di Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.