ads
PLUIT_PENDIDIKAN_FESTIVAL SUARA ANAK DONGENG MUDA TERUS KEJAR PENDIDIKAN_EMIL-01.jpg

Pendidikan

Festival Suara Anak Dorong Generasi Muda Terus Kejar Pendidikan

Pendidikan bagi anak sangat penting sebagai bekal masa depan. Hal itu diingatkan kembali dalam peringatan Hari Anak Nasional 2018 dengan menggelar Festival Suara Anak (FSA )yang diselenggarakan di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (28/7/2018). Event ini diadakan untuk memperingati Hari Anak Nasional 2018 sekaligus untuk mendorong agar generasi muda, khususnya anak-anak, untuk terus mengejar pendidikan setinggi mungkin.

Sebagaimana dilansir dari Stc.or.id, Festival Suara Anak merupakan hasil kerjasama antara Yayasan Sayangi Tunas Cilik yang menjadi mitra Save the Children bersama Lembaga Daya Dharma beserta belasan organisasi lain yang tergabung dalam Jaringan Proklamasi Anak Indonesia.

Tema “Tinggikan Impianmu!” menjadi pilihan utama dalam festival ini. Festival Suara Anak 2018 diselenggarakan dengan tujuan untuk menginspirasi dan menyemangati anak-anak agar menempuh pendidikan setinggi mungkin. Selain itu, terselenggaranya acara ini untuk mengikat komitmen organisasi dan para orang tua agar mendukung cita-cita anak. Apalagi dalam penelitian yang dilakukan oleh YSTC tahun 2017, ada 5 juta anak usia sekolah yang tidak bersekolah atau putus sekolah.

Pada acara ini, ratusan anak-anak yang hadir dapat mengikuti beragam kegiatan yang mendidik tapi menyenangkan. Dari mulai kegiatan menghias dan menerbangkan layang-layang, lomba menghias topeng, lomba menulis puisi dan lagu, sampai membangun rumah-rumahan bahkan ada yang membangun sekolah.

Salah satu kegiatan simbolis yang sesuai dengan tema pada Festival Suara Anak 2018 adalah lomba menghias dan menerbangkan layang-layang. Evie Permatasari selaku ketua panitia Festival Suara Anak 2018 menjelaskan, saat ini banyak anak yang tidak berani bercita-cita tinggi karena terpengaruh dengan orang sekelilingnya. Kegiatan menerbangkan layang-layang ini juga dapat diartikan agar para anak-anak dapat berani bermimpi setinggi mungkin.

“Kami yakin jika mendapatkan inspirasi yang tepat, serta dukungan dari orangtua, lingkungan dan pemerintah, maka anak-anak juga akan berani bermimpi tinggi. Tugas kita sebagai orang dewasa untuk mewujudkannya,” jelas Evie pada laman resmi Yayasan Sayangi Tunas Cilik.

Apa yang dijelaskan oleh Evie ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Yayasan Sayangi Tunas Cilik. Sebagaimana dilansir dari Kabar24.bisnis.com, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh YSTC tahun 2017, ada 5 juta anak usia sekolah yang tidak bersekolah atau putus sekolah. Hal ini dipicu oleh masalah kemiskinan, perkawinan di bawah umur, buruh anak, malnutrisi hingga disabilitas.

Karena itulah untuk Festival Suara Anak yang sudah masuki tahun ketiga, para panita ingin mengampanyekan pentingnya pendidikan anak kepada semua kalangan. Ketua Pengurus Yayasan Sayangi Tunas Cilik, Selina Patta Sumbung menjelaskan bahwasanya pendidikan merupakan hak anak yang harus kita upayakan sekuat tenaga untuk didapatkan sehingga tidak ada satu anak pun yang tidak bersekolah hanya karena keterbatasan yang dimilikinya.

Ratusan anak yang hadir dalam event di Waduk Pluit ini juga mengikuti beragam kegiatan menarik yang melibatkan mereka untuk bergerak serta mengekpresikan dirinya dan bekerjasama dengan sesama. Dari mulai olahraga Zumba untuk anak-anak, tarian flashmob dengan menggunakan musik daerah sampai belajar mengenai bagaimana memberikan pertolongan pertama ketika melihat kecelakaan.

Selain anak-anak, para orangtua yang mendampingi buah hati mereka juga dilibatkan dalam kegiatan di Festival Suara Anak 2018. Mereka dapat memilih untuk mengikuti workshop yang diselenggarakan oleh Djawon Kopi dalam mengulas cara membuat kopi. Panitia Festival Suara Anak 2018 yang diadakan di Waduk Pluit ini juga mengajak para orangtua yang jadir untuk ikut diskusi yang membahas bagaimana mereka dapat berperan besar dalam mewujudkan cita-cita anak mereka melalui pendidikan.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Kampus PUPR Jadi Contoh Greenship Neighborhood.jpg

Properti dan Solusi

Kampus PUPR Jadi Contoh Greenship Neighborhood

T3 24 February 2019, 10:00 a.m.  |  2 Views

Kampus PUPR yang dikembangkan Kementerian PUPR sebagai percontohan Greenship Neighborhood.

Buruknya Infrastruktur Pendidikan di Bekasi.jpg

Pendidikan

Tahun 2019 Jadi Prioritas Infrastruktur Pendidikan di Bekasi

T3 24 February 2019, 09:00 a.m.  |  2 Views

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di setiap daerah, termasuk Jawa Barat pembanguan infrastruktur seharusnya jadi perhatian penting bagi pemerintah setempat.

Vaksin Rabies Gratis di Stan Dinas KPKP Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Vaksin Rabies Gratis di Stan KPKP Jakarta Indonesia Pet Show 2019

T3 23 February 2019, 09:00 a.m.  |  2 Views

Dinas KPKP Jakarta memberikan layanan vaksi gratis untuk pengunjung yang membawa hewan peliharaan mereka ke JIPS 2019.

Kampung Batik Siap Tampil di Festival Budaya Musim Semi Belanda.jpg

Kecantikan dan Fashion

Kampung Batik Siap Tampil di Festival Budaya Musim Semi Belanda

T3 23 February 2019, 10:00 a.m.  |  3 Views

Belanda merupakan negara pertama yang akan diperkenalkan batik buatan warga di wilayah paling timur Kota Tangerang ini.


Comments

Please Login to leave a comment.

ads