Kemendikbud Gelar Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia

Pendidikan

Kemendikbud Gelar Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia

Dalam rangka untuk meningkatkan kamahiran guru dalam berbahasa Indonesia, Badan Pengembangan Bahasa dan perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan sosialisasi dan tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesa (UKBI) pada 10-15 Mei 2019 di Kantor Badan Pengembangan Bahsa dan Perbukuan, Rawamangun, Jakarta Timur.

UKBI merupakan tes kemahiran berbahasa Indonesia standar secara lisan dan tulis untuk mengukur kemahiran berbahasa, baik penutur jati, maupun penutur asing. Alat uji ini telah mendapatkan pengakuan yaitu berupa hak cipta dari Kementerian Hukum dan HAM pada 2003.

Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud Dadang Sunendar menjelaskan, data capaian nilai kemahiran memang sudah memenuhi target bagi guru bukan pengampu mata pelajaran bahasa Indonesia.

[Baca Juga: Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Usia Dini]

“Data itu menunjukan bahwa tingkat kemampuan bahasa Indonesia bagi guru bukan pengampu pelajaran bahasa Indonesia adalah madya yang memang sudah sesuai dengan capaian yang kita harapkan,” katanya seperti dikutip dari laman Kemendikbud (11/5/2019).

Terkait hasil capaian nilai UKBI, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan, perolehan nilai unggul sudah mencukupi bagi guru bukan pengampu mata pelajaran bahasa Indonesia.

Dirinya juga mengimbau agar setiap guru dapat memiliki standar minimum madya untuk sertifikat UKBI sehingga dapat mencegah minimnya kompetensi berbahasa Indonesia bagi peserta didik.

[Baca Juga: Badan Bahasa Gelar Latihan Instruktur Baca Tulis Tingkat Nasional]

“Setiap guru agar dapat memiliki standar minimum madya bagi sertifikat UKBI. Sehingga jangan sampai kurangnya kompetensi bahasa Indonesia yang dimiliki dapat menular kepada peserta didik. Akibatnya, kamampuan peserta didiknya kacau seperti gurunya,” kata Muhadjir.

Cakupan penilaian UKBI meliputi tiga jenis keterampilan, yaitu keterampilan reseptif peserta uji dalam kegitan membaca dan mendengarkan, pengetahuan dan pemahaman peserta uji dalam penerapan kaidah Bahasa Indonesia, dan keterampilan produktif peserta uji dalam kegiatan menulis dan berbicara dalam menggunakan bahasa Indonesia secara lisan.

Para peserta yang mengikuti tes UKBI akan mendapatkan sertifikat UKBI dengan hasil peringkat dan nilai yang diperoleh dengan masa berlaku selama dua tahun. Hasil pemeringkatan UKBI meliputi Istimewa (725-800), Sangat Unggul (641-724), Unggul (578-640), Madya (482-577), Marginal (326-404), dan Terbatas (251-325).

Read More

Artikel Lainnya

The Changcuters Suguhkan Pengalaman Baru Menikmati Musik dalam Augmented-reality

Hobi dan Hiburan

The Changcuters Suguhkan Pengalaman Baru Menikmati Musik dalam Augmented-reality

20 September 2020, 16:00

Ada aplikasi baru menghadirkan musisi dan band langsung ke rumah Anda. The Changcuters jadi salah satu pelopor yang menggunakannya.

Tumpeng Mini, Alternatif Hidangan Perayaan yang Lebih Personal

Kuliner

Tumpeng Mini, Alternatif Hidangan Perayaan yang Lebih Personal

20 September 2020, 10:00

Tumpeng menjadi hidangan wajib dalam berbagai perayaan. Mulai dari ulang tahun hingga syukuran menyajikan tumpeng. Tumpeng mini ini menjadi jawaban sajian di tengah pandemi.

Targetkan Ibu Muda untuk Berkreasi di Dapur, Masako Gandeng Isyana Sarasvati .jpg

Bisnis

Targetkan Ibu Muda untuk Berkreasi di Dapur, Masako Gandeng Isyana Sarasvati

19 September 2020, 17:15

Brand bumbu penyedap Masako baru-baru ini mengumumkan Isyana Sarasvati sebagai brand ambassador mereka yang baru sejalan dengan target konsumen Masako saat ini.

Pemkot Semarang Terima Bantuan 10 Ton Beras dari Krematorium Kedungmundu

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Terima Bantuan 10 Ton Beras dari Krematorium Kedungmundu

19 September 2020, 16:00

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10 ton beras diserahkan Ketua Yayasan Aman Gautama kepada Pemerintah Kota Semarang.


Comments


Please Login to leave a comment.