ads
Ini Aplikasi Garage Sale Online Anti Mainstream.jpg

Garage Sale

Ini Aplikasi Garage Sale Online Anti Mainstream

Kecanggihan teknologi tentu sudah terbukti memberikan kemudahan manusia melakukan banyak hal, salah satunya memanfaatkan barang bekas (preloved) untuk dijual. Berbagai situs atau platform tersedia untuk wadah jual beli barang baik baru maupun bekas, seperti BukaLapak, TokoPedia, Kaskus, dan OLX.

Namun, tidak hanya platform tersebut saja yang bisa Anda gunakan sebagai media Anda menjual barang bekas yang masih layak pakai. Bagi Anda yang punya banyak barang bekas menumpuk dan masih layak dipakai, berikut dua aplikasi online yang juga bisa bantu memudahkan Anda menjual barang bekas dengan cepat yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Carousell

Carousell adalah aplikasi yang gratis untuk jual beli barang bekas online yang tidak kalah populer dari platform online unicorn. Sejak 2012, Carousell menjadi mobile marketplace untuk jual beli barang-barang secondhand dengan kondisi prima. Bagi Anda yang ingin menjual barang di Carousell, sebaiknya perhatikan kondisi barang untuk difoto semenarik mungkin untuk diunggah ke Carousell agar cepat terjual.

[Baca Juga: Cara Mudah Garage Sale Online Lewat Facebook]

Carousell memiliki tampilan yang bisa terbilang “anak muda banget” sehingga perlu tampilan foto barang bekas Anda ditampilkan bagus dan menarik. Lansiran carousell.com (27/2/2019) memberikan saran, jika perlu Anda edit foto yang akan diunggah ke Carousell agar terlihat menarik, namun jangan terlalu berlebihan. Dan yang terpenting adalah Anda jangan berikan harga yang terlalu tinggi. Sesuaikan harga barang bekas Anda sesuai pasaran agar cepat dilirik pembeli.

2. Prelo

Prelo merupakan marketplace yang sebelumnya menjual barang khusus wanita, namun sudah beralih menjadi situs jual beli barang preloved yang bisa diakses lewat website Prelo.co.id dan mobile application Prelo.

Aplikasi ini sangat terbuka bagi siapapun yang ingin menjual barang preloved, tetapi Prelo punya kriteria tersendiri. Terkadang, Prelo menolak barang yang tidak memenuhi kriteria karena barang yang dijuali di Prelo adalah barang autentik dan masih berkualitas bagus.

[Baca Juga: Tak Perlu Repot Buat Pembukuan, Kini Ada Aplikasi Kasir Online]

Bagi Anda yang ingin jual barang bekas di Prelo, Anda perlu perhatikan kriterianya yang berdasarkan lansiran dari prelo.co.id (28/2/2019) di antaranya sebagai berikut.

  • Barang preloved yang pernah dipakai atau belum pernah terpakai
  • Barang preloved bermerek maupun tidak bermerek namun berkualitas bagus
  • Barang harus asli dan tidak KW
  • Foto barang harus asli dan jelas dengan pencahayaan cukup
  • Barang harus difoto dan diupload dari bagian depan, belakang, foto tampilan label atau merek, foto ketika dipakai dan foto bagian yang cacat (jika ada)
  • Tulis deskripsi barang yang sesuai dengan barang yang akan Anda jual.

Kedua aplikasi di atas, bisa dijadikan pilihan Anda untuk menjual barang-barang bekas Anda dengan cepat agar tidak menumpuk di rumah.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

Kuliner

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

22 March 2019, 11:00  |  10 Views

Menurut pencerita kuliner Ade Putri Paramadita mi yang enak bergantung pada empat hal. Simak penjelasannya berikut ini.

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

Kesehatan

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

22 March 2019, 12:00  |  4 Views

Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa penduduk dewasa berusia di atas 18 tahun yang mengalami obesitas sebesar 21,8 persen dan meningkat dari tahun 2013.

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia

Berita Kawasan

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia, Bukan untuk Jual Beli

22 March 2019, 10:00  |  25 Views

Penjual hewan biasanya ikut komunitas hobi untuk bisa lebih dekat dengan konsumen. Tidak demikian di Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia yang melarang jual-beli.

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

Kesehatan

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

22 March 2019, 14:00  |  5 Views

Mencegah demensia sejak awal adalah langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melindungi kesehatan otak. Tidak perlu menunggu hingga usia 65 tahun.


Comments


Please Login to leave a comment.

ads