Ini Efek Buruk Media Sosial Berlebihan Pada Remaja

Kesehatan

Ini Efek Buruk Media Sosial Berlebihan Pada Remaja

Sudah tidak dapat dipungkiri bahwa memiliki media sosial menjadi sebuah kewajiban bagi remaja. Dengan menggunakan smartphone, media sosial adalah aplikasi yang intensitas penggunaannya paling tinggi oleh kalangan remaja.

Aplikasi seperti Facebook, Youtube, Instagram, atau Line merupakan aplikasi yang membuat remaja betah berlama-lama menatap layar ponselnya.

Melihat fakta tersebut, dilansir BBC.com (8/5/2019), sebuah studi yang dilakukan University of Oxford terhadap 12.000 remaja di Inggris, menunjukkan bahwa efek penggunaan media sosial berlebihan pada remaja berpengaruh pada kepuasan hidup seseorang.

[Baca Juga: IndoSterling Forum Ulas Hubungan Sosial Media dan Politik Milenial]

Hasil studi juga menunjukkan jika kepuasan hidup seorang remaja menjadi sangat rendah dan cenderung tidak bahagia jika menggunakan aplikasi media sosial secara berlebihan.

Menggunakan media sosial secara berlebihan juga bisa membuat seseorang remaja hanya mementingkan diri sendiri. Mereka seakan tidak kenal waktu karena fokus dengan ponselnya.

Sebagai seorang remaja, bersosialisasi dengan orang sekitar adalah suatu keharusan karena banyak manfaat yang bisa didapatkan. Namun, karena banyak remaja yang malas berkomunikasi secara langsung, biasanya remaja yang berlebihan dalam menggunakan media sosial merupakan orang yang pendiam dan tidak banyak bergaul.

Perilaku malas terhadap segala aktivitas sehari-hari juga timbul karena kecanduan menggunakan media sosial. Perilaku malas ini muncul lantaran seorang remaja terlalu asyik dengan jejaring sosial dan mereka lupa akan kewajiban mereka sehari-hari sebagai pelajar, atau pekerja.

[Baca Juga: Aplikasi Ponsel Bantu Remaja Putri Atasi Anemia]

Mental seseorang yang menggunakan media sosial secara berlebihan juga dapat terganggu. Karena di dalam media sosial, aksi cyber bullying sulit terkendali dan bisa menyerang siapa saja dengan cepat, tak kenal waktu dan tempat.

Maka, sebelum kecanduan dengan media sosial, para remaja harus bisa menggunakan media sosial dengan bijak. Dampak positif akan muncul tergantung dari bagaimana seseorang menggunakan media sosial itu sendiri. Pergunakanlah media sosial seperlunya, jangan sampai menjadi bumerang bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Read More

Artikel Lainnya

Ideafest Kala Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Evaluasi Industri Kreatif

Bisnis

Ideafest Kala Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Evaluasi Industri Kreatif

29 October 2020, 18:06

Ideafest yang diselenggarakan secara virtual pada 5-15 November 2020 ini dapat memantik ide, kreativitas, dan inovasi pelaku usaha pada masa pandemi.

3 Film Indonesia Meraih Penghargaan Asian Academy Creative Awards 2020

Hobi dan Hiburan

3 Film Indonesia Meraih Penghargaan Asian Academy Creative Awards 2020

29 October 2020, 15:05

Dari ketiga film tersebut, Viu mendapatkan 14 gelar Juara Nasional dari 40 kategori, sehingga berhak mengikuti babak internasional pada bulan Desember .

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

Pendidikan

UMN Kembangkan Prototipe Aplikasi Koreksi Penulisan U-Tapis

29 October 2020, 10:55

Universitas Multimedia Nusantara mengembangkan prototipe aplikasi koreksi penulisan dalam bahasa Indonesia bernama U-Tapis.

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

Hobi dan Hiburan

Acara Luring Pertama Selama Pandemi, Galeri Nasional gelar Pameran Imersif Affandi

28 October 2020, 16:31

Melalui pameran itu, tidak hanya ketokohannya karya-karya Affandi yang luar biasa juga dapat menjadi inspirasi bagi banyak seniman.


Comments


Please Login to leave a comment.